Gejala autisme pada anak usia 2 hingga 3 tahun

Autism Spectrum Disorder (ASD) adalah seperangkat cacat perkembangan yang mempengaruhi kemampuan seseorang untuk bersosialisasi dan berkomunikasi. Gangguan perkembangan saraf ini kadang-kadang dapat dideteksi sebelum usia satu tahun, tetapi biasanya tidak terdiagnosis sampai jauh di kemudian hari. Sebagian besar anak dengan autisme didiagnosis setelah usia 3 tahun, dan dalam beberapa kasus bahkan telah didiagnosis pada usia 18 bulan. Intervensi dini adalah tindakan yang paling efektif, sehingga ketika gejala autisme muncul pada anak usia 2 hingga 3 tahun, mereka harus dievaluasi oleh seorang profesional.

Gejala gangguan spektrum autisme bervariasi dari orang ke orang dan memiliki rentang tingkat keparahan yang berbeda, itulah sebabnya ia diklasifikasikan sebagai spektrum. Anak-anak dengan ASD berinteraksi dan berkomunikasi secara berbeda dari anak-anak lain. Mereka juga belajar dan berpikir secara berbeda dari orang lain. Beberapa memiliki tantangan besar dan membutuhkan bantuan berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari mereka, sementara yang lain memiliki fungsi otonomi yang tinggi. Tidak ada obat untuk autisme, tetapi dengan dukungan yang tepat, gejalanya dapat membaik.

Gejala autisme pada anak usia 2 hingga 3 tahun

anak kecil dengan autisme

Pada beberapa anak, gejala autisme terlihat jelas dalam beberapa bulan pertama kehidupan. Anak-anak lain tidak menunjukkan gejala sampai mereka berusia 2 tahun. Gejala ringan seringkali sulit dideteksi dan bisa disalahartikan sebagai sifat pemalu, atau koleris Kita akan melihat gejala autisme yang paling umum pada anak-anak berusia 2 hingga 3 tahun.

Keterampilan sosial

  • Tidak menanggapi namanya
  • Hindari kontak mata
  • lebih suka bermain sendiri sebelumnya dengan anak-anak lain
  • Tidak berbagi dengan orang lain, bahkan jika diminta untuk berbagi
  • Tidak mengerti apa artinya bergiliran, atau bergiliran menggunakan mainan
  • Tidak tertarik bersosialisasi dengan anak atau orang lain
  • Tidak suka atau menghindari kontak fisik
  • Dia tidak tertarik atau tidak tahu cara berteman
  • Tidak memiliki ekspresi wajah atau, sebaliknya, membuat ekspresi yang tidak pantas
  • Tidak dapat dengan mudah ditenangkan atau dihibur
  • Anda mengalami kesulitan mengungkapkan atau membicarakan perasaan Anda
  • Memiliki kesulitan memahami perasaan orang lain

Keterampilan bahasa dan komunikasi

Bagaimana cara berbicara dengan anak autis?

  • Dibandingkan dengan anak-anak lain seusianya, dia terlambat dalam keterampilan berbicara dan bahasanya
  • Ulangi kata dan frasa berulang-ulang
  • Tidak menjawab pertanyaan dengan baik, jadi komunikasi bisa rumit
  • Ulangi apa yang orang lain katakan
  • Tidak menunjuk ke orang atau benda, atau tidak merespons saat ditunjuk
  • Tidak menggunakan kata ganti orang dengan baik, misalnya mengatakan "kamu" bukan "aku"
  • Tidak memberi isyarat atau menggunakan bahasa tubuh, atau mungkin sangat jarang melakukannya
  • Berbicaralah dengan nada suara yang monoton atau melodis
  • Tidak mengerti permainan peran atau simulasi
  • Tidak mengerti lelucon, ejekan atau sarkasme

Perilaku tidak teratur

  • Melakukan gerakan berulang, seperti mengepakkan tangan, berputar, atau bergoyang
  • Sejajarkan mainan mereka atau benda lain dengan cara yang teratur
  • Marah dan frustrasi ketika ada perubahan kecil dalam rutinitas sehari-hari mereka
  • Memiliki rutinitas yang aneh dan marah ketika tidak diizinkan melakukannya, seperti mengunci pintu
  • Memiliki fiksasi untuk bagian tertentu dari objek, seperti roda
  • Memiliki minat obsesif
  • Memiliki hiperaktif atau rentang perhatian yang pendek

Kemungkinan Gejala Autisme Lainnya pada Anak Berusia 2 hingga 3 Tahun

savant-autism

  • Apakah impulsif
  • Apakah agresif?
  • merugikan diri
  • Mengamuk terus-menerus dan parah
  • Memiliki reaksi tidak teratur terhadap suara, bau, rasa, penampilan, atau sentuhan
  • Memiliki kebiasaan makan dan tidur yang tidak teratur
  • Menunjukkan kurangnya rasa takut atau lebih takut dari biasanya

Memiliki salah satu dari gejala ini mungkin normal, tetapi memiliki beberapa di antaranya, terutama yang disertai dengan keterlambatan bahasa, harus menimbulkan kekhawatiran bagi orang tua atau pengasuh. 

Gejala pada anak laki-laki dan perempuan

Gejala autisme umumnya sama untuk anak laki-laki dan perempuan. Namun, karena autisme didiagnosis pada anak laki-laki lebih sering daripada anak perempuan, gejala klasik sering digambarkan secara bias. Misalnya, seorang gadis yang tidak bermain dengan kereta api, truk, atau dinosaurus mungkin menunjukkan perilaku lain seperti merawat atau mendandani boneka dengan cara tertentu. 

Gadis yang berfungsi tinggi juga lebih mudah meniru perilaku sosial rata-rata. Keterampilan sosial mungkin lebih bawaan pada anak perempuan, yang mungkin membuat kekurangan kurang terlihat.


Isi artikel mengikuti prinsip kami etika editorial. Untuk melaporkan kesalahan, klik di sini.

Jadilah yang pertama mengomentari

tinggalkan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*

*

  1. Penanggung jawab data: Miguel Ángel Gatón
  2. Tujuan data: Mengontrol SPAM, manajemen komentar.
  3. Legitimasi: Persetujuan Anda
  4. Komunikasi data: Data tidak akan dikomunikasikan kepada pihak ketiga kecuali dengan kewajiban hukum.
  5. Penyimpanan data: Basis data dihosting oleh Occentus Networks (UE)
  6. Hak: Anda dapat membatasi, memulihkan, dan menghapus informasi Anda kapan saja.