Anak saya sering kehilangan barang-barang pribadinya, apa yang bisa saya lakukan?

anak-anak yang pelupa

Kehilangan barang-barang pribadi mereka bisa menjadi masalah bagi mereka dan kita. Karena dalam jangka panjang akan sedikit mahal sekaligus membuat frustasi bagi kita tetapi juga bagi si kecil. Jadi, jika Anda melihat bahwa ini mulai sering terjadi, kita harus lebih memperhatikan penyebab yang mungkin terjadi dan menghentikannya sesegera mungkin.

Jadi kami meninggalkan Anda dengan beberapa langkah penting yang dapat Anda ambil agar semua ini berubah. Kita tahu bahwa waktu akan selalu membuktikan bahwa kita benar, tetapi sampai tiba, kita harus mengambil tindakan atas masalah itu dan bertaruh untuk mempraktikkan segala sesuatu yang mengikutinya, yang bukanlah hal kecil. Apakah Anda siap atau siap untuk itu?

Perhatikan stres anak

Memang benar bahwa tidak selalu salah satu alasan kehilangan barang-barang pribadi Anda, tetapi kita harus memulainya. Karena meskipun stres bisa menjadi beban bagi kita disiang hari, untuk si kecil terlebih lagi. Inilah saatnya untuk mencari tahu apakah mereka mengalami masa-masa buruk di sekolah, dengan teman sekelas mereka atau bahkan di rumah, yang dapat mengubah perilaku mereka. Karena ketika kita memikirkan banyak hal lain, biasanya kita menjadi bingung lebih dari yang diperlukan. Jadi, jika ya, maka kita perlu menyelesaikan masalah sesegera mungkin, jika ada.

Hindari kehilangan barang-barang pribadi Anda

Bantu dia mengambil lebih banyak tanggung jawab

Sejak kecil kita harus mengajari mereka untuk lebih bertanggung jawab. Mungkin itu bukan tugas yang sangat sederhana, tetapi mereka akan menemukannya sedikit demi sedikit dan itu selalu merupakan kabar baik. Untuk mengambil langkah aman kita harus memberi mereka lebih banyak tanggung jawab seperti membiarkan mereka membuat lebih banyak keputusan, memberi tahu mereka apa aturannya dan mencari kekuatan mereka untuk mencoba mengeluarkan potensi mereka. Salah satu cara terbaik lainnya agar mereka memiliki lebih banyak tanggung jawab adalah dengan menugaskan mereka beberapa tugas untuk setiap hari, yang tidak menimbulkan kesulitan yang lebih besar.

Tulis semuanya di papan tulis

Memiliki segala sesuatu yang terorganisir dengan baik dimulai dengan menuliskan semuanya. Jadi, yang terbaik adalah menempatkan papan tulis, papan gabus atau jadwal besar di satu bagian ruangan. Karena dengan cara ini kita bisa menuliskan kelas, kegiatan dan juga segala sesuatu yang akan kita ambil setiap saat. Makanya setiap malam kita bisa review bareng si kecil supaya tahu apa yang harus dibawa, buku atau buku catatan apa yang mereka butuhkan dan masih banyak lagi. Memang terkadang kita bisa melupakan sesuatu, karena banyaknya jam, kelas atau kegiatan ekstrakurikuler yang dimiliki anak-anak kita. Namun dengan skema yang terorganisir dengan baik, pasti akan ada perubahan positif di dalamnya.

Ajarkan untuk bertanggung jawab

Ingat rutinitas

Bukan berarti mereka harus menghafal semuanya sebagai pelajaran tetapi langkah-langkahnya. Artinya, usahakan untuk meninggalkan barang di tempat yang sama setiap hari, sehingga jika tersesat bisa kembali ke titik yang sama. Kamu harus ingat itu pengulangan seringkali penting, karena hanya dengan cara ini kita bisa menjadikannya rutinitas dan, tanpa sadar, itu akan selalu terukir dalam ingatan kita. Anda akan melihat betapa sedikit demi sedikit mereka akan mengintegrasikannya ke dalam keseharian mereka, Anda hanya perlu sedikit bersabar.

Tulis nama Anda di barang-barang Anda untuk menghindari kehilangan barang-barang pribadi Anda

Memang bukan bantuan langsung untuk si kecil, tapi di sisi lain mereka memang membantu kita agar semua yang menjadi milik mereka bisa pulih kembali. Oleh karena itu, selain langkah-langkah sebelumnya, kita selalu dapat melempar kabel ke jurusan dan dalam hal ini itu adalah ide yang baik untuk menuliskan nama-nama. Itu sudah sesuatu yang ibu kita lakukan dan sekarang giliran kita. Jadi itu tidak mengejutkan kita juga, tetapi tentu saja itu selalu menjadi salah satu tradisi yang tidak boleh ketinggalan zaman. Tentu saja, ketika anak-anak tumbuh dewasa, mereka tidak akan lagi ingin namanya terukir, jadi kita harus melanjutkan saran sebelumnya dan menunggu sampai berbuah.


Isi artikel mengikuti prinsip kami etika editorial. Untuk melaporkan kesalahan, klik di sini.

Jadilah yang pertama mengomentari

tinggalkan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai dengan *

*

*

  1. Penanggung jawab data: Miguel Ángel Gatón
  2. Tujuan data: Mengontrol SPAM, manajemen komentar.
  3. Legitimasi: Persetujuan Anda
  4. Komunikasi data: Data tidak akan dikomunikasikan kepada pihak ketiga kecuali dengan kewajiban hukum.
  5. Penyimpanan data: Basis data dihosting oleh Occentus Networks (UE)
  6. Hak: Anda dapat membatasi, memulihkan, dan menghapus informasi Anda kapan saja.